
Race terakhir kelas UB150 Asia Road Racing Championship (ARRC) 2025 di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, jadi panggung manis bagi 4S1M EVO Yamaha Racing Team. John Emerson Inguito menutup musim dengan podium P2 di race 2, hanya kalah tipis dari pebalap tuan rumah di garis finis.
Sejak start dari baris pertama grid ke-2, John Emerson langsung gaspol dan menempatkan diri di grup depan bersama para kandidat juara lainnya. Start yang rapi tanpa wheelie berlebih membuatnya bisa langsung masuk tikungan pertama dengan posisi aman dan mulai ngejaga racing line dari gempuran lawan.
Masuk fase pertengahan lomba, JE konsisten bertahan di barisan depan, terlibat salip-salipan ketat khas UB150 yang mengandalkan slipstream dan late braking di ujung trek lurus Buriram. Ritme balapnya stabil, terlihat nyaman dengan setup motor sehingga bisa tetap nge-push meski tekanan dari rider lain terus datang lap demi lap.

Drama penentu terjadi di lap terakhir, terutama di tikungan terakhir Chang International Circuit yang jadi titik krusial overtake. John Emerson masuk tikungan dengan bersih, exit cepat, lalu memacu Yamaha-nya all out mencoba mengail slipstream untuk menyalip Peerapong menuju garis finis, namun akhirnya harus puas finis kedua dengan gap hanya 0,068 detik.
Secara performa, paket motor dan setup 4S1M EVO Yamaha Racing Team terbukti klop dengan karakter Buriram yang menuntut power kuat, stabilitas di kecepatan tinggi, dan engine brake yang jinak saat hard braking. Grip motor terlihat terjaga hingga akhir, membuat JE masih bisa serang di lap penutup tanpa kelihatan drop parah, sesuatu yang krusial di kelas underbone dengan pack yang selalu rapat.

“Alhamdulillah, tim solid terbayar lunas dan John Emerson tampil sangat percaya diri dari awal sampai akhir,” begitu kurang lebih unggahan apresiasi dari Ergus selaku Manager 4S1M EVO Yamaha Racing yang menggambarkan suasana puas di paddock usai race. Dari dalam garasi, podium ini terasa sebagai hasil kerja satu musim penuh, mulai dari utak-atik setup, bongkar pasang part, sampai simulasi race pace jelang seri penutup.
Ini bukan satu-satunya podium yang dipersembahkan 4S1M EVO Yamaha Racing Team di ARRC 2025. Pada seri sebelumnya di round 5 Malaysia, M. Syirat Sauki juga sukses menghadirkan podium P3, menegaskan konsistensi tim sebagai salah satu kekuatan besar di UB150.
Secara klasemen tim, 4S1M EVO Yamaha Racing Team menutup musim ARRC 2025 di lima besar dengan koleksi 166 poin, posisi yang cukup prestisius di tengah persaingan sengit pabrikan dan tim kuat Asia. Podium dramatis John Emerson di Buriram jadi modal besar kepercayaan diri untuk menyusun target lebih tinggi dan paket motor lebih kompetitif lagi di musim berikutnya.









Superchallenge Super Prix 2025 Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya (22–23 Agustus) jadi panggung pembuktian Head Cylinder 4S1M bersama RMF Trans Racing Team.



Mengandalkan pola diagonal yang membuat kampas lebih menggigit dan minim slip. Desainnya juga membantu membuang panas lebih cepat sehingga performa tetap terjaga saat putaran tinggi meski digaspol terus-terusan. Tarikan terasa lebih agresif sejak awal gas, sehingga cocok digunakan bersama Kampas Ganda dengan bahan High Carbon. Diagonal Line Cartel ini memang di design untuk para rider yang menyukai speedingan atau pun untuk balap agar selalu mencapai Top Performance.














